← все обзоры
2:0 quarter_final ID VAR ⚽ 2026-07-09 20:00 UTC опубл. 2026-07-09 22:13 UTC

France — Morocco

Prancis 2–0 Maroko. Perempat final. Gillette Stadium, Foxborough. Skornya terlihat bersih. Pertandingan itu sama sekali tidak. Inilah paradoksnya: Prancis mendominasi peluang, Maroko mendominasi bola. Les Bleus mengakhiri pertandingan dengan xG 3,04. Maroko? Hanya bisikan — 0,14. Total lima tembakan, satu tepat sasaran, nol peluang besar. Dari setiap metrik serangan, ini adalah ketidakcocokan. Namun selama enam puluh menit papan skor menunjukkan nol-nol, dan Maroko terlihat mampu mencuri sesuatu dari serangan balik. Ketegangan itulah yang membuat babak pertama layak untuk setiap detiknya. Masalah Prancis sangat mencolok: lima peluang besar tercipta, lima peluang besar terbuang. Sekumpulan peluang emas terbuang sebelum gol pembuka. Melawan serangan yang lebih terorganisir, pertandingan ini akan berakhir sangat berbeda. Kemudian datang menit ke-60. Mbappé akhirnya mencetak gol, dan itu benar-benar merusak bentuk permainan Maroko. Enam menit kemudian, Ousmane Dembélé — pemain terbaik malam itu, dengan rating 8,6 — menambahkan gol kedua. Dembélé tidak terbendung dalam beberapa momen: gaya dribbling dengan pusat gravitasi rendah yang membuat para bek terlihat seperti berlari di pasir. Ketika dia dalam suasana hati seperti ini, hanya sedikit bek sayap di planet ini yang punya jawaban. Kredit untuk Maroko harus dinyatakan dengan jelas: Yassine Bounou luar biasa. Enam penyelamatan, rating 8,24 — dia menjaga timnya tetap hidup selama jam pertama hampir sendirian. Tanpa dia, skor ini akan menjadi 4–0 mengingat xG tersebut. Struktur pertahanan bertahan, tekanan terorganisir, dan 52% penguasaan bola dengan akurasi operan 86% menunjukkan bahwa ini bukan tim yang hanya "memarkir bus". Mereka punya rencana. Rencana itu hanya tidak memiliki hasil akhir. Momen VAR pada menit ke-25 akan memicu perdebatan: penalti diberikan kepada Prancis setelah tantangan terhadap Mbappé. Apakah kontak itu cukup? Apakah pergerakan Mbappé ke dalam tantangan menjadi faktor? Wasit Tello Figueroa memberikannya. Anda yang memutuskan. Di FootLegion, gol-gol negara Anda hidup selamanya — tanpa VAR, tanpa tersingkir di perempat final yang bisa menghilangkannya. Dua pertanyaan untuk komentar: Apakah Prancis benar-benar bagus malam ini, atau apakah Maroko hanya kelelahan bertahan? Dan dengan lima peluang besar terbuang di perempat final — bisakah tim ini benar-benar melaju sampai akhir?